Jumat, 10 Desember 2010

Jawaban Soal UAS Gasal TAPEL 2010/2011

1. a). Modem dial up merupakan modem yang biasa digunakan oleh personal computer (pc) yang  langsung dihubungkan melalui saluran telepon.
b). Modem kabel merupakan modem yang biasa menggunakan teknologi saluran TV kabel yang mempunyai kecepatan akses tinggi dibandingkan denga modem dial up atau modem ADSL.
c). Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan modem yang digunakan untuk akses internet dengan cara menghubungkan komputer dengan saluran telepon rumah seperti pada koneksi dial up , namun pada frekuensi berbeda sehingga tidak mengganggu sambungan (line) telapon rumah.

2. a). Web browser adalah suatu program atau software yang digunakan untuk menjelajahi internet atau bisa dikatakan web browser merupakan kegiatan untuk mencari informasi dari suatu halaman web yang tersimpan dalam komputer.
b). Search engine atau mesin pencari merupakan sebuah website yang mampu mengindeks berbagai URL atau alamat web yang berada di dunia maya sehingga mempunyai database besar tentang berbagai URL lengkap dengan deskripsinya.
c). World Wide Web (WWW) merupakan fasilitas yang memberi kemudahan bagi pengguna untuk melakukan browsing di internet dalam pencarian data dan informasi.
d). Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) merupakan fasilitas berbasis WWW.

3. 1).  Gambar
    2)   Blog
    3).   Berita
    4).   Buku
    5).   Waktu nyata
    6).   Diskusi

4. 1). Buka alamat situs , ketik www.yahoo.com pada adress bar , lalu tekan GO atau ENTER.
2). Setelah keluar tampilan , klik pada bagian Free email:Sign up
3). Isilah formulir isian yang ditampilkan sesuai dengan identitas diri.Isilah user ID sebagai alamat email dan passwordnya.Klik tombol check untuk melihat apakah user ID tersebut sudah prnah dipakai oleh pengguna lain atau belum.
4). Setelah selesai mengisi semua , pada bagian Terms of service klik pilihan I agree.Setelah selesai klik tombol Create My Account
5). Setelah itu , maka akan muncul kotak konfirmasi bahwa e-mail yang sudah didaftarkan telah berhasil.
6). Kemudian anda coba login kembali ke alamat e-mail yang sudah dibuat .Tulis user ID dan pasword , setelah itu klik tombol Sign in.
7). Maka akan tampil halaman depan e-mail setelah berhasil Sign In.

5. a). Buka e-mail yang sudah anda miliki,klik ikon Email Message maka akan tampi kotak editor baru.
b). Tulis e-mail tujuan pada kotak isian To:.Klik tombol Attach Files , maka akan tampil kotak dialog Attach Files
c). Klik tombol Send untuk mengirimkan e-mail.Tunggu proses e\selesai sampai muncul kotak konfirmasi Message Send.

Minggu, 07 November 2010

Guguran Awan Panas Dominasi Merapi
Selasa, 2 November 2010 | 12:06 WIB

Kondisi puncak Gunung Merapi pascaletusan beberapa kali mengalami perubahan seperti terlihat dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Minggu (31/10/2010). Erupsi beberapa kali membuat tumpukan material vulkanik di puncak gunung luruh dan membentuk rekahan lebar tempat keluarnya lava.
TERKAIT:

Abu Letusan Gunung Merapi Sampai        Tasikmalaya

Abu Letusan Gunung Merapi Sampai Tasikmalaya
Tasikmalaya (ANTARA) - Abu debu letusan Gunung Merapi telah mencapai kawasan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis dinihari sekitar pukul 01.00 WIB dan masih tampak terlihat hingga Kamis pagi.
"Awalnya warga tidak tahu abu apa itu, tapi mulai ramai dibicarakan setelah pada pagi hari banyak abu menempel di kolam," kata Jajang (30) warga Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Abu letusan gunung Merapi itu kata Jajang banyak menempel di air kolam warga, bahkan menempel di daun dan pohon, namun tidak terlalu tebal.
Banyaknya abu bertebaran di Kota Taskmalaya itu, kata Jajang menjadi perhatian khusus bagi warga setempat, apalagi warga yang biasanya pagi-pagi pergi ke pasar menyempatkan waktu melihat abu yang menempel disetiap benda dan kolam.
"Ketahuannya shubuh, saat warga mau ke air melihat kolam banyak abu," kata Jajang.
Sementara itu di pusat Kota Tasikmalaya, daerah Pancasila, hujan abu tampak terlihat menjelang dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, abu tersebut menempel di kaca mobil dan teras rumah.
Dede Ibin warga Padasuka, Pancasila, Kecamatan Tawang mengatakan hujan abu tersebut memang terlihat tipis, namun menjelang pagi abu tersebut tampak terlihat tebal menempel di setiap genting rumah warga.
"Kaca mobil saya saja banyak nempel abu, cukup tebal, abu juga banyak yang menempel di daun-daun," katanya.
Selain wilayah Tasikmalaya, abu letusan Gunung Merapi tersebut sampai ke sebagian wilayah Kabupaten Ciamis. Namun keberadaan abu tersebut tidak mengganggu aktivitas warga yang pergi ke sekolah maupun bekerja dan warga tetap beraktifitas tanpa menggunakan masker penutup hidung.

    Menengok Mentawai Setelah Tsunam

Gempa 7,2 skala Richter mengguncang, lalu disusul tsunami ratusan meter menggulung sejumlah tempat di Kepulauan Mentawai. Ratusan tewas, ratusan pula yang hilang. Medan yang sulit membuat pasukan penyelemat, pengirim bala bantuan, tak bisa datang lekas. Gambar dari lokasi pun tak sampai ke publik secepat yang diharapkan.
Di pusat pemerintahan, sejumlah kejadian membuat kita termangu. Ada pencabutan peringatan tsunami yang terlalu dini. Ada pula menteri yang sibuk mengklaim tak ada kesulitan komunikasi di Mentawai.
Mari kita tengok Mentawai. Doakan saudara kita, bantu mereka dengan berbagai cara.
Sejumlah penduduk yang selamat berjalan melintasi daerah yang disapu tsunami di Pagai Utara, Kepulauan Mentawai. (AP Photo/Setwapres)
Rombongan Wakil Presiden Boediono mengamati kantong jenazah para korban tsunami di Pagai Utara. (AP Photo/Setwapres)
Seorang perawat memeriksa bayi di klinik darurat Sikakap, Kepulauan Mentawai. (AP Photo)
Pandangan udara sebuah desa yang hancur dua hari setelah tsunami menghantam Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai, Sumbar, Rabu (27/10). Badan Penangulangan Bencana Daerah Sumbar menyebutkan korban tewas 282 orang sedangkan jumlah warga dilaporkan hilang 411 orang, korban luka berat tercatat 77 orang dan luka ringan 25 orang. (Antara/Setwapres)
Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai pascagempa 7,2 SR disertai gelombang tsunami, Senin (27/10). Tsunami juga terjadi di kecamatan Pagai Selatan dan Kecamatan Sikakap. (Antara/Rapot Pardomuan)
Kondisi Desa Pasapuat, Dusun Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Antara/Rapot Pardomuan)
Dua warga Australia Daniel Scanlan, kiri, dan rekannya yang terluka Robert Marino, saat tiba di pelabuhan Padang, Rabu (27/10). Mereka tengah berada di atas perahu sewaan, masih di tepi pantai, saat tsunami menyerbu. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

                              STATUS GUNUNG SINABUNG TURUN JADI SIAGA PDF E-mail
Ketua Tim Tanggap Darurat Agus Budianto di Medan, Kamis (23/9), mengatakan, penurunan status itu dilakukan setelah dilaksanakan penelitian dan pengamatan terhadap potensi gempa, deformasi dan konsentrasi sulfat (SO2) Gunung Sinabung.
Dari hasil penelitian dan pengamatan yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) itu, penurunan status tersebut juga menyebabkan berkurangnya radius bahaya dari 6 kilometer menjadi 3,5 kilometer.

"Kita sangat mengharapkan penurunan status lebih rendah lagi. Karena status Siaga masih menyisakan daerah rawan 3,5 kilometer dari titik erupsi (letusan)," katanya.

Agus menjelaskan, rekomendasi penurunan status itu juga didasarkan atas kajian terhadap unsur-unsur gas berbahaya bagi kehidupan pada jarak sekitar 3,5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung yang masih berkategori gunung berapi kelas A.

Dengan penurunan status itu, pihaknya merekomendasikan agar Pemkab Tanah Karo memperbolehkan masyarakat yang rumahnya berada di luar radius 3,5 kilometer untuk kembali dari lokasi pengungsian dan melakukan aktivitas seperti biasa.

Namun pihaknya mengharapkan masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas dan menyesatkan karena pihaknya akan rutin memberikan perkembangan situasi kepada Pemkab Tanah Karo.

"Kalau pun terjadi letusan di kemudian hari, ancaman sebaran debu vulkanik Gunung Sinabung dan lontaran lava pijarnya, tidak akan melebihi radius tiga kilometer dari kawah," katanya.

Meski demikian telah terjadi penurunan status, tetapi aktivitas Gunung Sinabung masih menyisakan ancaman yang cukup besar bagi tiga desa yang berada dalam radius 3,5 kilometer gunung berapi tersebut.

Tiga desa itu adalah Desa Suka Meriah, Desa Bekerah dan Desa Simacem, kata Agus.

Sementara itu, Humas Pemkab Tanah Karo Jhonson Tarigan menyatakan bahwa selain tiga desa itu, masih ada tiga desa lain yang rawan dengan aktivitas Gunung Sinabung yakni Desa Sigarang-garang, Desa Mardinding dan Desa Hutagugung.

Enam desa yang masuk kawasan rawan itu dihuni sekitar 6.000 warga yang sampai kini belum diperbolehkan untuk pulang, katanya.

Namun Jhonson Tarigan belum mengetahui lamanya waktu warga enam desa harus bertahan di pengungsian karena kita masih terus menunggu rekomendasi dari Tim Tanggap Darurat dan PVMBG.

Jumat, 05 November 2010

Bencana Tsunami Mentawai

Seiring masih berlangsungnya pencarian para korban, data terakhir menyebutkan bahwa korban tewas akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, hingga Sabtu tercatat mencapai 447 orang.

Data jumlah korban tewas itu dirilis setelah pada hari ini sekitar pukul 16.00 WIB Tim SAR menemukan dua lagi jenazah korban.

Menurut Kabid.Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar, Ade Edwar, memasuki hari ke 12 pascatsunami, warga yang belum ditemukan 57 orang.

Dia menyatakan, data korban tewas tersebut yang dihimpun oleh BPBD Mentawai selanjutnya dilaporkan kepada BPBD Sumbar.

"Setiap satu satu jam BPBD Mentawai memberikan laporan pada BPBD Sumbar mengenai data korban tewas dan warga hilang,"katanya.

Korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit darurat dan Puskesmas Sikakap tercatat 173 orang luka berat dan 325 orang luka ringan. Jumlah warga Mentawai yang berada di tempat-tempat pengungsian sebanyak 15.353 jiwa.

Rumah penduduk yang mengalami rusak akibat diterjang tsunami sebanyak 517 unit rusak berat, sedang 204 unit rusak sedang. Gedung sekolah yang rusak enam unit.

Rumah Dinas 4 unit rusak berat, 2 unit Resort rusak berat yakni Resort Marcaroni dan Kateit, 1 unit kapal pesiar terbakar, 1 unit kapal pesiar rusak ringan.

Rumah Ibadah, 7 unit rusak berat, fasilitas umum yang rusak ketika terjadi gempa disusul Tsunami yakni jembatan 7 unit, jalan P2D rusak sepanjang 8 km.

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap warga yang hilang maupun korban tewas akibat gempa dan tsunami itu.

Selaian menjalani perawatan di rumah sakit darurat dan Puskesmas Sikakap, Mentawai, korban luka juga ada yang dirujuk ke rumah Sakit M Jamil Padang.

Korban yang menjalani perawatan di rumah sakit M Jamil Padang 13 orang. Satu orang korban atas nama Nelly dibolehkan pulang, satu Bayi lahir pascagempa dan tsunami dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit itu. (Narasumber : http://www.antaranews.com/berita/1289046140/korban-tewas-bencana-mentawai-terdata-447-orang)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger